5 Hal yang Harus Diperhatikan Saat Mengirim Email Marketing

mengirimemail

5 Hal yang Harus Diperhatikan Saat Mengirim Email Marketing

Banyak keuntungan yang didapatkan pada saat Anda melakukan kegiatan pemasaran melalui email, salah satunya adalah tidak membutuhkan biaya yang besar dan memiliki jangkauan yang lebih luas. Selain itu pemasaran yang dilakukan melalui email menjadi salah satu cara yang cukup efektif menjaring konsumen, baik itu oleh perusahaan kecil ataupun besar.

Dan untuk melakukan pemasaran yang dilakukan melalui email terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan. Nah, berikut adalah 5 hal yang sebaiknya diperhatikan sebelum dan sesudah mengirim email.

Menentukan Tujuan
Sebelum mengirimkan suatu email, tentu saja Anda harus menentukan tujuan yang dicapai dari pengiriman email tersebut. Apakah untuk memasarkan produk kepada konsumen, memberikan informasi mengenai produk, event atau untuk pemberitahuan promo tertentu? Sesudah Anda menentukan tujuan, selanjutnya yang harus dilakukan adalah mencari tahu apa yang menarik bagi konsumen dan calon konsumen terkait informasi yang di sampaikan tersebut.

Judul atau subject email yang menarik

Judul atau subject email menjadi hal penting yang akan menentukan apakah pembaca mau membuka email tersebut dan membacanya atau sebaliknya merasa tidak tertarik dan langsung menghapusnya.

Judul yang menarik biasanya diawali dengan kalimat pertanyaan seperti “Mau Tahu Cara menghasilkan uang jutaan rupiah dalam sehari ?” Kalimat pertanyaan akan memancing rasa ingin tahu sehingga mereka akan membuka email tersebut dan membacanya. Selain itu, Anda bisa mengaitkan produk dengan isu yang lagi hangat atau ngetrend saat ini dimasyarakat seperti isu bencana alam, isu pengangguran, kanker dan yang lainnya.

Awali dengan Mengupas Solusi dari Suatu Masalah

Pastinya, tujuan Anda bukan hanya membuat konsumen membuka email tersebut, namun tentunya tujuan yang sebenarnya adalah membuat konsumen membuka email, membaca email sampai habis sehingga akhirnya tertarik membeli produk yang ditawarkan.

Anda bisa memulai email Anda dengan menceritakan sedikit maksud dari judul atau subjek pada email. Misalnya “Mau Tahu Cara Berbisnis Online”, Anda bisa mengawali dengan masalah yang sedang terjadi saat ini misalnya sulitnya mendapatkan pekerja, atau mungmin ketika mendapatkan pekerjaan gaji yang didapatkan tidak sesuai, dan lain sebagainya.

Setelah itu barulah Anda mulai menghubungkannya dengan produk yang ditawarkan. Misalnya dari pada terus-menerus mencari pekerjaan yang entah sampai kapan harus mencari lebih baik mulai membuka usaha dengan cara mulai berbisnis online. Jangan lupa berikan alasan mengapa bisnis online menjadi sangat mengutungkan.

Mengirim Email Secara Rutin

Anda harus memiliki komitmen untuk mengirimkan email kepada konsumen secara rutin sebagai salah satu bentuk konsistensi Anda untuk memajukan perusahaan. Jangan memberikan jarak terlalu panjang antara email yang satu dengan yang lainnya. Namun Anda juga tidak boleh terlalu sering mengirimkan email karena hal tersebut bisa saja membuat konsumen merasa terganggu sehingga merek tidak percaya lagi dengan peurusahaan Anda.

Melakukan Evaluasi
Anda harus memahami jika yang Anda lakukan akan memberikan dampak baik itu positif maupun negative. Evaluasi yang dilakukan secara rutin akan membuat Anda tahu apakah email yang dikirimkan kepada konsumen memberikan dampak positif pada usaha Anda seperti peningkatan penjualan atau malah tidak memiliki dampak apapun. Proses evalusasi akan membantu Anda mengetahui dimana letak kesalahan sehingga Anda dapat segera memperbaikinya.

Itulah lima hal yang harus diperhatikan pada saat ingin mengirimkan email untuk memasarkan produk Anda kepada Konsumen. Semoga bermanfaat.

error: Content is protected !!